Monday, December 31, 2012
D.O.A.
Power of language
- Vodafone
- Sanad Talaqqi Quran and Arabic course
- Biscuits and Drinks
Shin-Kaf-Raa
- Money money money
- The moment
- The balance
- Melbourne have a lot of scholars and Islamic centre. It is like the America of Australia- lot of lots English speaking scholars. One of them being Al Kauthar Institute.
- Sydney have Lakemba- Sheikh Afrooz
- Adelaide have Islamic Information Centre (IICSA)- Abu Obayda
- Brisbane have HikmahWay- Sheikh Aslam
- Perth have Sheikh Yahya Ibrahim
First Day into a New Dimension
- Be fluent in Arabic- for myself so that I can understand Quran. For others so that I can teach and explain Quran to others.
- Learn Quran- to correct my reading insyaAllah.
- Learn about Muslims here-how Muslims here differ from non-muslims in Australia
- Travel a bit and learn of the Seerah
- Find a Zauj- insyaAllah
- Find myself.
Saturday, August 28, 2010
Jom Sambut Bairthday
- mohon tahun baru menjadikan kita lebih baik
- mohon dosa2 lalu diampunkan dan Allah bantu kita tak ulangi dosa tue
- mohon usia diberkati sokmo
- mohonlah apa2 lagi yang patut
- jangan berlebih-lebihan
- jauhi unsur maksiat
- niat untuk rapatkan ukhwah ngan geng2
- owh! buat doa selamat best gak
- Yup, kan dia yang lahirkan kita
- la munkin kita ada kat depan laptop/komputer sekarang ni kalau bukan sebab mak kita besarkan kita/lahirkan
Sunday, July 25, 2010
Ketika akhawat jatuh cinta..
Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...
Bukankah cinta adalah fitrah manusia???
Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???
Mereka juga punya hati dan rasa...
Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...
Namun sebaliknya...
Ketika Akhwat Jatuh Cinta...
Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...
Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sebuahr asa yang tak semestinya…
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…
Ketika Akhwat Jatuh Cinta…
Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…
Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…
Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…
Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah,
kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…
Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...
Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…
Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…
Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...
Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…
Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…
Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…
Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…
Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…
Semua Akan Indah Pada Waktunya…
Doa buat renungan dan amalan :
Ya Allah…kurniakanlah kami pasangan yang soleh…
yang menjaga dirinya…
yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya…
yang sentiasa memperbaiki dirinya…
yang sentiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah…
yang baik akhlaknya…
yang menerima kami apa adanya…
yang akan membawa kami menuju Jannah Mu Ya Rabb…
Kabulkan ya Allah…
Kerana hati kami teramat lemah…
Sunday, June 20, 2010
Sungai Dalam Laut… Subhanallah!
Taken from the blog: Islam itu Indah.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Saya menerima email mengenai sungai di bawah laut. Mengkagumkan! Subhanallah. Demikian hebat ciptaan Allah, apakah belum tergerak di hati kita untuk mentaatiNya sepenuh hati?
Penglihatan kurniaan Allah adalah untuk melihat bukti kebesaran dan kehebatan Ilahi. Nikmat penglihatan sungguh besar buat kita semua. Tujuan ia dicipta guna membawa hati kepada Allah. Jika penglihatan diguna melihat perkara yang diharamkan Allah, maka pudarlah cahaya iman yang menjadi matlamat manusia diwujudkan. Betapa banyak perkara halal yang boleh dilihat, namun nafsu manusia yang cenderung kepada kejahatan lebih suka memilih perkara yang diharamkan. Perkara haram adalah racun kepada jiwa manusia seperti foto-foto dan perbuatan lucah yang banyak dicari manusia hari ini.
Artikel di bawah sudah diedit ke Bahasa Melayu. Artikel asal dalam Bahasa Indonesia.
Berhati-hatilah dengan fatamorgana dunia!
Ummu Abbas
15 Safar 1431H
12.12pm
update: 25 Rabiul Awwal 1431H/ 11 Mac 2010.
*********************************************************************
KISAH AIR MASIN AIR TAWAR
&
SUNGAI DALAM LAUT
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”
(Al Furqan 25:53)
Jika saudara termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau. Dia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke pelbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari, ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba dia menemui beberapa kumpulan mata air tawar yang segar dan sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Dia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinasi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun dia masih belum menemui jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sehingga suatu hari dia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian dia menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al-Quran tentang bertemunya dua lautan (Surah Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering dikaitkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi,
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
Maksudnya: Dia biarkan dua lautan bertemu.
(Al-Rahman 55:19)
بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ
Maksudnya: Di antara keduanya ada sempadan yang tidak boleh ditembus.
(Al-Rahman 55:20)
Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tidak bercampur airnya ditafsirkan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsiran itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Al-Rahman ayat 22 yang berbunyi,
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ
Maksudnya: Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.
(Al-Rahman 55: 22)
Padahal tiada mutiara yang dihasilkan di muara sungai.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al-Quran itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Quran ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman yang mana belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam benar-benar suatu mukjizat. Akhirnya terbukti pada abad 20, Mr. Costeau berkata bahawa Al Quran memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya adalah benar belaka. Justeru itu, dia lalu memeluk Islam.
Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim.
Rasulullah s.a.w. berkata, “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air”. Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. berkata, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”
Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita , Mexico . Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.
Setengah pengkaji mengatakan, ia bukanlah sungai biasa, ia adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT.
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak kamu dustakan?
(Al-Rahman 55: 13)
Atau siapakah yang telah menjadikan bumi tempat menetap dan telah menjadikan sungai-sungai di antara bahagian-bahagiannya serta telah menjadikan untuknya gunung-ganang yang menetapnya; dan juga telah menjadikan di antara dua laut (yang masin dan yang tawar) sekatan (semula jadi) yang memisahnya? Adakah sebarang tuhan yang lain bersama-sama Allah? (Tidak!) bahkan kebanyakan mereka (yang musyrik itu) tidak mengetahui.
(Al-Naml 27:61)
Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang menderita apabila ia berdoa kepadaNya, dan yang menghapuskan kesusahan, serta menjadikan kamu pengganti (umat-umat yang telah lalu) mendiami dan menguasai bumi? Adakah sebarang tuhan yang lain bersama-sama Allah? Amat sedikit di antara kamu yang mengingati (nikmat Allah itu).
(Al-Naml 27:62)
Nota: Terdapat perselisihan pendapat mengenai keislaman Jaques Costeau. Hal itu sama ada benar atau tidak, saya sudah mengulasnya dalam ruangan komen. Terdapat perkongsian idea daripada para pembaca yang saya luluskan penerbitannya. Harap dapat baca semua komen terutama yang memberi fakta berbeza untuk mendapat gambaran lebih jelas tentang artikel ini.
Apa yang penting yang mahu ditonjolkan di sini ialah kebesaran Allah dalam penciptaanNya dan bahawa al-Quran itu mukjizat yang agung. Dan yang lebih penting lagi ialah jiwa kita sendiri bersedia untuk memperakui kebesaran Ilahi seterusnya menggerakkan saraf dan seluruh anggota badan untuk sujud dan patuh kepadaNya. Sama ada Jaques benar-benar Islam atau tidak sebelum kematiannya, urusannya telah selesai di sisi Allah. Kita hanya perlu fikirkan bagaimana nasib kita sendiri di akhirat kelak serta bagaimanakah penutup episod hidup kita di dunia fana ini.
Harap maklum.
Ummu Abbas
updates: 17 Mac 2010/ 1 Rabiul Thani 1431H.